Wawancara Kelompok Supir Angkot Kampus Dalam -080310-

fine hari ini harus kebut tugas wawancara untuk tugas Teknik Partisipatori.

Mencoba menerapkan bagaimana wawancara yang baik yang sudah dijelaskan dalam kuliah. IT’S NOT SIMPLE !!

perasaan dicurigai oleh sang Narasumber, selalu ada. yak mulailah mencoba berbicara dari yang simple hingga akhirnya mengalir untuk mendapatkan informasi yang kita butuhkan. ada satu pelajaran yang saya dapat dalam proses wawancara ini. “cobalah untuk bertanya bukan selayaknya orang intelektual” kenapa begitu? bahasa yang kita gunakan haruslah yang mudah dimengerti oleh sang Narasumber, mengikuti bahasa dari pendidikan sang Narasumber. ini adalah hal tersulit, karena itulah berlatih berbicara dengan orang lain dari berbagai segmen/ kalangan orang sangatlah penting!

Oiya saya baru tau (dari hasil wawancara) ternyata dalam kelompok supir angkot dalam kini terbagi menjadi 4 kubu, sayangnya saya tidak mengetahui nama-nama kubu tersebut (ini adalah salah satu contoh wawncara yang tidak baik, karena tidak seluruh informasi yang diperoleh). Apakah anda pernah melihat anak SD sudah menyupir Angkot Kampus Dalam? ya, ternyata anak-anak yang mengaku ABG (padahal belum pantas disebut ABG) yang terjun di dunia per-Supiran angkot kampus dalam, mempunyai kelompok sendiri. coba anda bayangkan anak-anak yang tidak memiliki SIM sudah menyetir Angkutan Umum?? Bagaimana keselamatan sang penumpang?? (sepertinya kita harus selektif kalau ingin menaiki Angkot). Kecelakaan,( example: sang bocah yang menyupir angkot tadi menabrak kendaraan lain), apa yang ada dalam pikiran Anda?? SIM tak mungkin disita karena mereka tidak punya, STNK memang disita, tapi dengan gampangnya diperoleh kembali karena menurut Narasumber si bocah penyupir tadi sudah ada backing-an yang menyelamatkan dia dari polisi dan dia bebass untuk menyupir lagi.

Tindakan untuk melarang mereka untuk tidak menyupir belum ada, karena dianggap dari pada si Bocah menganggur, lebih baik menyupir saja (menghasilkan uang walaupun kalau dihitung-hitung, mereka bisa saja hanya mendapat uang rokok). sayangnya saya belum mendapatkan narasumber supir angkot dari usia yang masih dianggap kecil tersebut. sepertinya hal ini menarik untuk diteliti (bagi yang tertarik). inilah wajah Indonesia saat ini *dalam lingkup mikro.

2 thoughts on “Wawancara Kelompok Supir Angkot Kampus Dalam -080310-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s