BAKSO SEA FOOD

Bakso Sea Food

Oleh:

Auliyaul Hafizhoh

I34070021

Kelas A26

Dosen Pembimbing:

Yusalina

Direktorat Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama

Institut Pertanian Bogor

2008

Deskripsi Bakso Sea Food

Bakso Sea Food adalah bakso yang bahannya terdiri dari cumi-cumi, ikan tengiri, kepiting, dan kerang. Walaupun begitu masih menggunakan bahan dasar dari daging sapi sebagai baksonya, namun diberi isi dengan cumi-cumi, ikan tengiri, kepiting, dan kerang yang sudah diolah terlebih dahulu, sehingga memberikan aroma dan rasa yang berbeda dan nikmat.

Selain itu di dalam baksonya juga diberi pelengkap seperti siomay, siomay goreng yang isinya menggunakan cumi-cumi, ikan tengiri, kepiting, dan kerang yang sudah dihaluskan dan diolah terlebih dahulu. Selain itu juga ada tahu, mie, lontong, usus ayam goreng, dan paru goreng. Kol dan daun slada yang dirajang halus juga menjadi toping bagi Bakso Sea Food, bawang goreng yang menambah selera makan juga ditaburkan di atasnya.

Kuahnya menggunakan kaldu daging sapi yang ditambah dengan sumsum tulang sapi dan ini memberikan rasa yang nikmat serta gurih pada kuah bakso, tanpa perlu menggunakan bahan MSG yang notabene berbahaya bagi kesehatan. Selain itu di dalam kuahnya juga ada potongan daging sapi yang memberikan rasa tersendiri dibanding bakso-bakso yang lainnya.

Rasa amis dari bahan-bahan laut akan dihilangkan terlebih dahulu sebelum diolah menjadi bakso. Dengan merendamnya di air yang diberi jeruk nipis dalam waktu yang tidak terlalu lama, paling lama setengah jam, karena bila terlalu lama direndam akan merusak tekstur dagingnya. Bakso yang akan dijual haruslah dalam keadaan fresh, agar rasanya tidak anyir, karena bakso ini menggunakan bahan-bahan dari hewan laut.

Sumber Ide Berbisnis Bakso Sea Food

Saya mengambil ide untuk membuat bakso sea food karena kota tempat tinggal saya yang terkenal dengan baksonya yaitu Kota Malang. Di sana berbagai macam bakso banyak dijual, dari yang namanya bakso bakar, bakso keju, dan yang paling banyak dijual adalah bakso urat yang rasanya benar-benar nikmat. Dengan berbagai campuran pelengkap bakso yaitu siomay, siomay goreng, tahu, lontong, mie, hingga usus ayam yang digoreng, dan paru goreng. Rasa bakso semakin berwarna dan tidak akan ada yang menolak untuk memakannya. Dengan taburan bawang goreng dan sayuran segar seperti kol ataupun daun selada yang sudah dirajang halus memberikan kesegaran sendiri pada rasa bakso.

Bakso Sea Food yang ingin saya bisniskan ini terdiri dari beberapa jenis bakso yang bahannya berasal dari laut, yaitu cumi-cumi, ikan tengiri, kepiting, dan kerang. Saya memilih bahan-bahan tersebut karena mengandung protein yang tinggi dan kandungan DHA yang cukup tinggi pula. Selain itu, bakso sea food merupakan alternatif bagi penggemar masakan sea food yang bosan dengan jenis masakan yang itu-itu saja.

Walaupun menggunakan bahan dasar dari hewan-hewan laut, tapi Saya masih menggunakan daging sapi seperti kebanyakan bakso. Saya ingin memperkenalkan kepada para penggemar bakso dengan bakso yang jarang dijual di pasaran ini. Rasa kuah yang kental khas daging sapi akan didapatkan dari kaldu yang ditambahkan sumsum tulang sapi. Ini yang juga menjadi nilai plus bagi Bakso Sea Food.

Pelengkap Bakso Sea Food juga sama seperti bakso kebanyakan di Kota Malang, yang membedakan yaitu isi dari siomay dan siomay gorengnya yang menggunakan cumi-cumi, ikan tengiri, kepiting, dan kerang yang sudah dihaluskan dan dibumbui. Terserah pembeli ingin memilih dan membeli sesuai seleranya masing-masing.

Daging yang Digunakan Dalam Pembuatan Bakso

Daging Sapi

Pilih daging sapi yang masih segar. Daging sapi yang bebas urat dan sedikit lemak seperti daging lemusir dan gandik akan menghasilkan bakso yang terbaik mutunya. Bisa juga dipakai daging penutup, paha depan, atau daging iga. Untuk bakso urat, pilih daging sengkel. Makin segar makin baik, karena daging sapi yang segar akan meghasilkan bakso yang kualitasnya terjamin

Ikan

Pilih jenis ikan yang berdaging putih seperti tenggiri, kakap, kerapu, belida, atau ikan gabus. Selain hasilnya tampak bersih (tidak gelap), tekstur baksonya pun lebih kenyal. Sebab ikan berdaging putih umumnya memiliki kandungan protein aktin dan myosin cukup tinggi yang membuat daging ikan lebih padat, kompak dan mudah dibentuk (tidak buyar). Bakso ikan yang bermutu baik berwarna putih, mengkilap dengan tekstur kenyal, halus dan tidak berserat.

Udang

Pilih udang yang segar, buang sungutnya yang panjang, kepala dan kulitnya, Remas-remas udang secara hati-hati dengan garam, lalu cuci bersih, baru cincang halus.

Ayam

Daging ayam tidak sekenyal daging sapi, tetapi kini banyak yang memanfaatkannya untuk bakso. Yang digunakan adalah daging ayam tanpa tulang. Pilih ayam yang sehat, segar dan tidak terlalu tua.

Pembuatan Bakso Sea Food

Bahan-bahan untuk membuat bakso:

1 Kg daging sapi

¼ cumi-cumi

¼ ikan tengiri

¼ kepiting

¼ kerang

¼ kg tepung kanji

1 sdt baking soda

3 butir telur

Es batu

Bahan yang dihaluskan:

4 siung bawang merah

4 siung bawang putih

garam secukupnya

Bumbu penyedap secukupnya

Lada secukupnya

Cara Membuat:

Untuk membuat adonan bakso, potong-potong kecil daging, kemudian cincang halus dengan menggunakan pisau tajam atau food processor atau blender. Setelah itu, haluskan daging, uleni dengan es batu atau air es (10-15% berat daging) dan garam (dan bumbu lain) sampai menjadi adonan yang kalis dan plastis sehingga mudah dibentuk. Sedikit-sedikit tambahkan tepung kanji agar adonan lebih mengikat. Penambahan tepung kanji cukup 15-20% dari berat daging, agar cita rasa daging tetap menonjol.

Setelah mendapatkan adonan yang dikehendaki, Anda bisa langsung membentuk bakso dengan menggunakan 2 sendok. Ambil adonan dengan sendok, lalu bentuk bulat dengan bantuan sendok satu lagi. Bagi mereka yang mahir bisa menggunakan tangan.

Ambil segenggam adonan, remas dan tekan kearah ibu jari. Adonan yang keluar dari antara ibu jari dan telunjuk akan membentuk bulatan. Agar adonan

tidak lengket, oleskan sedikit minyak goreng pada telapak tangan Anda. Lubangi

tengahnya dan isi dengan bahan isian seperti cumi-cumi, ikan tengiri, kepiting, dan kerang. Selain bentuk bulat bisa juga dibentuk kartun yang disukai oleh anak-anak kecil diantaranya: mickey mouse, tedy bear, dan sponge bob.

Masak air didalam panci lalu masak hingga mendidih, kemudian bakso tadi dimasukkan kedalam air yang mendidih tadi. Tanda apabila sudah masak adalah bakso akan mengapung di permukaan air. Perebusan bakso biasanya berlangsung 10-15 menit. Setelah diangkat, tiriskan, dinginkan pada suhu ruang.

Bahan-bahan untuk siomay (basah/goreng):

Kulit Pangsit

Daun bawang

¼ kg Cumi-cumi

¼ kg Ikan Tengiri

¼ kg kepiting

¼ kg Kerang

Air secukupnya (Air kaldu dari rebusan tulang sapi)

3 butir Telur

¼ kg tepung kanji

Cara membuat siomay (basah/goreng):

Rajang halus daun bawang. Haluskan Cumi-cumi/ Ikan Tengiri/ Kepiting/ Kerang. Campurkan tepung kanji dan air secukupnya, tambahkan telur juga. Aduk hingga merata. Masukkan Cumi-cumi/ Ikan Tengiri/ Kepiting/ Kerang yang sudah dihaluskan, lalu aduk hingga adonan kalis. Masukkan adonan yang sudah kalis ke dalam kulit pangsit, dan bentuk kulit pangsit. Untuk membuat siomay yang basah, rebus ke dalam kuah bakso. Untuk siomay goreng, goreng langsung kulit pangsit yang sudah diisi adonan. Goreng hingga matang, dan kulit berwarna kuning langsat. Gunakan api bersuhu sedang, agar siomay tidak berwarna coklat.

Bahan-bahan untuk kuah bakso:

Air secukupnya (Air kaldu dari rebusan tulang sapi)

1 sdm ebi (udang kering)

1 sdt lada

2 siung bawang putih

bumbu penyedap secukupnya

garam secukupnya

daging sapi

Cara membuat kuah bakso :

Semua bahan dihaluskan kemudian ditumis dengan sedikit minyak hingga harum lalu masukkan kedalam air atau kaldu sapi yang sudah mendidih tadi masukkan daging sapi yang dipotong kecil-kecil, bakso yang sudah dibentuk, dan siomay.

Cara membuat sambal bakso:

Campurkan cabai merah giling, garam secukupnya, gula, bumbu penyedap, serta kulit udang ( yang sudah digoreng lalu dihaluskan). Sangrai bahan-bahan tersebut menggunakan minyak kelapa hingga matang dan mengeluarkan aroma yang menggugah selera.

Cara Mengembangkan Usaha Bakso Sea Food

Saya akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada pembeli agar banyak pembeli lain yang berdatangan. Sesuai dengan selogan, “Beritahu kami apabila masakan kami tidak sesuai dengan keinginan Anda, tapi beritahu yang lain apabila masakan kami dapat memuaskan Anda”. Dengan cara memasak yang baik dan bersih memberikan kesan yang positif kepada pembeli. Selain itu pelayanan yang cepat dan ramah dapat menarik pembeli yang lain, terutama yang sangat menghargai waktunya.

Apabila semakin banyak pelanggan yang berdatangan dan tempat yang dipakai sudah melebihi kapasitas, maka Saya akan membuka cabang dan memperluas cabang tersebut. Saya akan mematenkan resep Bakso Sea Food yang Saya miliki dan membuat Bakso Sea Food sebagai franchaise. Sehingga Saya dapat mengembangkan usaha ini secara pesat dan menyeluruh, kalau bisa hingga ke luar negeri. Saya optimis dengan hal ini, karena banyak sekali penggemar bakso “meet ball” di Indonesia bahkan dunia. Penggemar makanan yang berbau sea food juga banyak penggemarnya dan Saya berusaha memadukan kedua kelebihan tersebut untuk memuaskan permintaan konsumen.

Tapi Saya memang harus memperbaiki manajemen dan pelayanan yang Saya berikan kepada pelanggan bila ingin membuat usaha Saya menjadi sebuah franchaise seperti Mc Donald. Saya akan melatih karyawan-karyawan sehingga dapat melayani pelanggan dengan baik dan cekatan. Bakso Sea Food yang dihidangkan masih fresh dan nikmat untuk segera disantap. Mengembangkan usaha dari skala kecil (warung) akan memberi Saya pengalaman bagaimana melayani pelanggan dengan baik, sehingga semakin besar usaha Bakso Sea Food Saya, semakin Saya handal dalam melayani pelanggan nantinya.

2 thoughts on “BAKSO SEA FOOD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s